Logo

Desa Lalabata

Kabupaten Barru

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

Lima Kelompok tani di Desa Lalabata Terima Bantuan 2,8 Ton Benih Padi Program PM-AAS 2026

Lima Kelompok tani di Desa Lalabata Terima Bantuan 2,8 Ton Benih Padi Program PM-AAS 2026

Invalid Date

Ditulis oleh Administrator

Dilihat 64 kali

Lima Kelompok tani di Desa Lalabata Terima Bantuan 2,8 Ton Benih Padi Program PM-AAS 2026

Lalabata— Sebanyak Lima kelompok tani di Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, menerima alokasi bantuan benih padi melalui program Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) Tahun 2026, dengan total mencapai 2.800 kilogram atau 2,8 ton.

Bantuan ini dialokasikan kepada Lima kelompok tani dengan rincian sebagai berikut:

1. Poktan Lompo Bempa : 700 Kilogram

2. Poktan Benteng Rilewoe : 700 kilogram.

3. Poktan Benteng Rilewoe II : 350 kilogram.

4. Poktan Lawarowo ll : 700 kilogram.

5. Poktan Lawarowo lll : 350 Kilogram.

Penyaluran bantuan benih tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan sarana produksi petani, khususnya dalam mempersiapkan kegiatan tanam serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Desa Lalabata.

Dalam pelaksanaan program di Kabupaten Barru, unsur pendampingan pertanian melibatkan Tim Kerja Kabupaten Barru, Yoyok Bhakti Sugiyo, S.P., Koordinator Penyuluh (Korluh) Kecamatan Tanete Rilau, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Lalabata

Yoyok Bhakti Sugiyo, S.P., selaku Tim Kerja Kabupaten Barru, menyampaikan harapan agar bantuan benih tersebut memberikan manfaat bagi petani. “Bantuan benih padi melalui program Pertanian Modern (PM-AAS) ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan benih petani serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Desa Lalabata. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Sementara itu, pendampingan oleh penyuluh pertanian diharapkan dapat membantu kelompok tani dalam memanfaatkan bantuan secara optimal, termasuk melalui penerapan teknik budidaya yang tepat dan penyesuaian jadwal tanam.

“Kami berharap bantuan benih ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh kelompok tani penerima. Selain ketersediaan benih, ketepatan waktu tanam dan penerapan teknik budidaya yang baik juga penting untuk mendukung hasil panen yang maksimal,”ujar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Lalabata.

Bagi Desa Lalabata. dukungan terhadap kelompok tani merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Melalui program PM-AAS 2026, bantuan benih padi ini diharapkan dapat menunjang kegiatan usaha tani sekaligus mendorong pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan :

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Lalabata

Kecamatan Tanete Rilau

Kabupaten Barru

Provinsi Sulawesi Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia